God Heals ❤️ We Serve

News

Ini Kata Menkes soal Ari yang Ngaku Tanam Ganja untuk Obati Istri

Seorang pria di Kalimantan Barat, Ari, mengaku menanam ganja untuk mengobati istrinya yang sakit. Menteri Kesehatan Nila Moeloek menilai hal tersebut tetap tidak boleh dilakukan.

Nila mengatakan, di dunia medis, ada narkoba yang memang bisa digunakan untuk pengobatan, yakni morfin. Namun penggunaannya harus sesuai dengan resep dan petunjuk dokter.

“Kalau untuk menghilangkan rasa sakit, kita kalau sudah sampai top betul, pakai morfin kan. Memang betul morfin dipakai di dunia kedokteran, tetapi kami harus mengawasi. Jadi kalau saya, misalkan kasih pasien saya, saya minta itu, tercatat saya. Jadi artinya dengan jumlah siapa yang ngambil itu tercatat. Jadi artinya saya nggak bisa berlebihan membeli dengan seenaknya, berarti itu tidak benar. Tapi itu morfin ya,” kata Nila saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Terkait dengan ganja, Nila mengaku belum mengetahui apakah bisa digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit atau tidak, meskipun ia tahu efek mengkonsumsi narkoba bisa membuat penggunanya kehilangan rasa sadar sesaat.

“Untuk ganja, menurut saya, belum tentu sama, tapi dalam hal ini barangkali. Nah, ini saya juga belum bisa, mereka kan bisa membuat seperti fly ya, jadi artinya lupa akan rasa sakit dan sebagainya,” tuturnya.

“Jadi bukan mengobati, tapi mengurangi sistem. Jadi morfin yang kita gunakan bukan berguna mengobati karena kalau sakit itu udah ke tulang sakitnya bukan main, kita sudah variatif namanya itu. Kita berikan tentu anti sakit yang betul-betul kuat. Dalam hal ini mungkin tidak cukup lagi, misalnya contoh, parasetamol, nggak mungkin. Mungkin untuk menghilangkan itu sementara dia berpikir nggak sakit. Saya rasa nanti takutnya dia addict. Kalau kita ada keterbatasan,” ucapnya.

Baca Juga:  Dulu Disebut Gila dan Pernah Dipasung, Kini Anto Sarat Prestasi

Nila pun mempersilakan jika persoalan ganja ini diteliti lebih lanjut terkait dengan manfaatnya untuk dunia medis.

“Ya silakan. Tapi belum (diteliti), nanti saya cek. Tapi menurut saya belum ya. Dan saya bilang tidak batasannya menghilangkan rasa sakit,” ujarnya.
(jor/nkn)

Sumber : detik.com

Bagikan

Artikel terkait

panti rehabilitasi anak

3 weeks ago

Mencari cara mendampingi anak bermasalah bisa menjadi proses yang panjang dan melelahkan.  Banyak orang tua merasa sudah melakukan semua yang...

3 weeks ago

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat penanganan penyalahgunaan narkoba di Indonesia dengan menambah pusat rehabilitasi narkoba di berbagai wilayah....

3 weeks ago

Peran keluarga mengatasi kenakalan remaja menjadi faktor utama ketika anak menunjukkan perilaku menyimpang.  Ketika remaja mulai membangkang atau berulah, orang...

2 months ago

Pusat rehabilitasi mental adalah wadah yang menyediakan dan memberikan dukungan bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental. Bantuan yang diberikan...

2 months ago

Pusat rehabilitasi mental adalah tempat yang tepat untuk membantu seseorang yang mengalami kecanduan narkoba. Kecanduan narkoba bukanlah masalah yang bisa...

2 months ago

Pusat rehabilitasi narkoba memiliki peran penting dalam membantu seseorang yang terjebak dalam penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan...